{"id":864,"date":"2025-12-04T11:25:32","date_gmt":"2025-12-04T11:25:32","guid":{"rendered":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864"},"modified":"2025-12-04T11:25:32","modified_gmt":"2025-12-04T11:25:32","slug":"pesona-nasi-lengko-yang-tak-tertahankan-sebuah-perjalanan-kuliner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864","title":{"rendered":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner"},"content":{"rendered":"<h3>Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner<\/h3>\n<h4>Pengertian Nasi Lengko<\/h4>\n<p>Nasi Lengko lebih dari sekedar sepiring nasi; ini adalah hidangan asli Indonesia yang menampilkan kekayaan tradisi kuliner daerah Cirebon di Jawa Barat. Hidangan ini melambangkan cita rasa yang seimbang dan penyajian penuh warna khas masakan Indonesia. Nasi Lengko merupakan perpaduan luar biasa dari nasi kukus yang ditaburi dengan berbagai macam topping, termasuk tempe, tahu, sayuran, dan saus yang kaya rasa. Setiap komponen merupakan satu kesatuan, selaras untuk menciptakan ledakan rasa yang menyenangkan.<\/p>\n<h4>Konteks Sejarah<\/h4>\n<p>Asal usul Nasi Lengko dapat ditelusuri kembali ke awal abad ke-20 di Cirebon, di mana nasi ini awalnya disajikan sebagai makanan para buruh. Selama bertahun-tahun, hidangan ini telah berkembang menjadi hidangan favorit yang disukai oleh keluarga dan penggemar kuliner. Nasi Lengko melambangkan filosofi masakan Indonesia yang mengedepankan kesegaran, lokalitas, dan penggunaan bahan-bahan alami.<\/p>\n<h4>Bahan: Intisari Nasi Lengko<\/h4>\n<p>Keindahan Nasi Lengko terletak pada bahan-bahannya yang beragam, dipilih secara cermat untuk memberikan keseimbangan nutrisi dan rasa. Berikut adalah komponen utamanya:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Nasi Kukus<\/strong>: Bahan dasar masakan, biasanya nasi putih, dimasak hingga mengembang sempurna dan berfungsi sebagai kanvas untuk bahan lainnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tempe dan Tahu<\/strong>: Produk kedelai yang difermentasi merupakan hal yang mendasar. Tempe sedikit pedas dengan tekstur padat sedangkan tahu lembut dan menyerap rasa dengan baik. Keduanya menawarkan protein vegetarian, sesuai dengan praktik pola makan Indonesia yang beragam.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Sayuran<\/strong>: Sayuran yang biasa digunakan dalam Nasi Lengko antara lain irisan mentimun, tauge, dan tumis sayuran, yang menambah kerenyahan menyegarkan dan warna cerah.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bumbu kacang<\/strong>: Taburan saus kacang yang melimpah adalah jiwa dari Nasi Lengko. Kuahnya yang kental dan gurih, terbuat dari kacang tanah yang dicampur dengan rempah-rempah, memberikan kedalaman rasa yang kaya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bawang Merah Goreng<\/strong>: Sering ditaburkan di atasnya, potongan renyah ini menambah aroma memabukkan dan tekstur yang kontras.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Saus Cabai (Sambal)<\/strong>: Opsional bagi mereka yang menyukai rasa pedas, sambal menyempurnakan hidangan dengan rasa pedas, menjadikannya lebih mengasyikkan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h4>Teknik Memasak<\/h4>\n<p>Nasi Lengko menampilkan beragam metode memasak yang menambah lapisan rasa dan tekstur. Nasinya dikukus agar tetap ringan dan mengembang. Tempe dan tahu biasanya digoreng untuk mendapatkan kulit berwarna keemasan dengan tetap mempertahankan kelembutan bagian dalamnya, menambah kontras tekstur yang menyenangkan. Sayuran bisa digoreng atau direbus saja untuk menjaga warna cerah dan nilai gizinya. <\/p>\n<p>Saus kacang dibuat dengan cara memanggang dan menggiling kacang tanah sebelum dicampur dengan campuran bumbu seperti bawang putih, garam, dan terkadang kecap manis untuk menambah rasa manis. <\/p>\n<h4>Variasi Regional<\/h4>\n<p>Meskipun Nasi Lengko sangat erat kaitannya dengan Cirebon, variasinya banyak terdapat di seluruh Indonesia. Di berbagai daerah, Anda mungkin menemukan hidangan khas setempat, yang menggabungkan sayuran dan saus tertentu yang unik untuk daerah tersebut. <\/p>\n<p>Misalnya, Nasi Lengko di Jakarta mungkin dilengkapi dengan tambahan pendamping seperti ikan goreng atau ayam, sedangkan versi Bali mungkin menggunakan bumbu dan rempah lokal. Adaptasi ini mencerminkan kekayaan budaya Indonesia dan keragaman kulinernya.<\/p>\n<h4>Memasangkan Nasi Lengko<\/h4>\n<p>Nasi Lengko sangat serbaguna sehingga cocok untuk berbagai kesempatan. Ini dapat disajikan sebagai makan siang hari kerja yang lezat atau sebagai piring kecil di pertemuan sosial. Memasangkannya dengan segelas Cendol yang menyegarkan atau es teh tradisional Indonesia akan menambah pengalaman bersantap. <\/p>\n<h4>Aspek Gizi<\/h4>\n<p>Nasi Lengko tidak hanya beraroma tapi juga bergizi. Dengan kombinasi protein dari tempe dan tahu, serat dari sayuran, dan karbohidrat dari nasi, menjadikan makanan ini lengkap. Restoran ini melayani diet vegetarian dan menawarkan pilihan sehat bagi para pemakan yang sadar kesehatan.<\/p>\n<h4>Popularitas dan Pengaruh Global<\/h4>\n<p>Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kuliner global mengalami peningkatan minat terhadap makanan Indonesia, dengan Nasi Lengko sebagai yang terdepan. Banyak restoran di seluruh dunia yang menyukai hidangan ini, seringkali dengan sentuhan kreatif yang menarik selera lokal. Penyajiannya yang menawan dan cita rasa yang semarak menjadikannya populer di festival makanan dan acara budaya.<\/p>\n<h4>Membuat Nasi Lengko di Rumah<\/h4>\n<p>Bagi mereka yang terinspirasi untuk membuat Nasi Lengko di dapur mereka sendiri, prosesnya bisa bermanfaat dan sederhana. Berikut resep dasar untuk memandu Anda:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<p><strong>Bahan-bahan<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li>2 cangkir nasi putih<\/li>\n<li>1 cangkir tempe, potong dadu<\/li>\n<li>1 cangkir tahu, potong dadu<\/li>\n<li>1 cangkir tauge<\/li>\n<li>1 buah timun, iris<\/li>\n<li>\u00bd cangkir saus kacang<\/li>\n<li>Bawang merah goreng untuk hiasan<\/li>\n<li>Sambal secukupnya<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>instruksi<\/strong>:<\/p>\n<ol>\n<li>Masak nasi dalam rice cooker atau steamer hingga mengembang.<\/li>\n<li>Tumis tempe dan tahu dalam wajan hingga berwarna cokelat keemasan dan renyah.<\/li>\n<li>Rebus tauge sebentar agar tetap renyah.<\/li>\n<li>Di atas piring, sajikan segudang nasi dan taburi dengan tempe, tahu, tauge, dan timun.<\/li>\n<li>Siram dengan saus kacang secukupnya, taburi bawang merah goreng, dan sajikan sambal sebagai pendampingnya.<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h4>Signifikansi Budaya<\/h4>\n<p>Di luar nilai gizinya, Nasi Lengko melambangkan komunitas dan keluarga. Hal ini sering dinikmati dalam pertemuan, menyatukan orang-orang untuk makan bersama. Tindakan berbagi makanan menumbuhkan koneksi dan memperkuat hubungan, mencerminkan nilai-nilai budaya Indonesia yang berpusat pada keramahtamahan dan kebersamaan.<\/p>\n<h4>Masa Depan Nasi Lengko<\/h4>\n<p>Dengan semakin meningkatnya penekanan pada pola makan nabati dan keberlanjutan, hidangan seperti Nasi Lengko kemungkinan besar akan semakin menonjol dalam kuliner global. Kemampuan beradaptasi dan manfaat kesehatannya menjadikan Nasi Lengko sebagai pilihan yang semakin populer bagi mereka yang mencari makanan lezat namun menyehatkan. <\/p>\n<h4>Kesimpulan<\/h4>\n<p>Nasi Lengko merangkum esensi masakan Indonesia\u2014perpaduan harmonis antara rasa, nutrisi, dan makna budaya. Seiring kiprahnya di kancah global, pesona Nasi Lengko tak terbantahkan, mengajak semua orang dalam perjalanan kuliner yang nikmat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner Pengertian Nasi Lengko Nasi Lengko lebih dari sekedar sepiring nasi; ini&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-864","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner Pengertian Nasi Lengko Nasi Lengko lebih dari sekedar sepiring nasi; ini&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-04T11:25:32+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"caberawit9s\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"caberawit9s\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864\"},\"author\":{\"name\":\"caberawit9s\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af6eb8e8a761af9d022ec095d5ab8f7c\"},\"headline\":\"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner\",\"datePublished\":\"2025-12-04T11:25:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864\"},\"wordCount\":844,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#organization\"},\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864\",\"name\":\"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-12-04T11:25:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?p=864#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/\",\"name\":\"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#organization\",\"name\":\"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/cropped-logo-dadar-beredarr.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/06\\\/cropped-logo-dadar-beredarr.png\",\"width\":448,\"height\":448,\"caption\":\"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/af6eb8e8a761af9d022ec095d5ab8f7c\",\"name\":\"caberawit9s\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"caberawit9s\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/dadarberedarriau.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","og_description":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner Pengertian Nasi Lengko Nasi Lengko lebih dari sekedar sepiring nasi; ini&hellip;","og_url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864","og_site_name":"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","article_published_time":"2025-12-04T11:25:32+00:00","author":"caberawit9s","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"caberawit9s","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864"},"author":{"name":"caberawit9s","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#\/schema\/person\/af6eb8e8a761af9d022ec095d5ab8f7c"},"headline":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner","datePublished":"2025-12-04T11:25:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864"},"wordCount":844,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#organization"},"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864","url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864","name":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner - Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#website"},"datePublished":"2025-12-04T11:25:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?p=864#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pesona Nasi Lengko yang Tak Tertahankan: Sebuah Perjalanan Kuliner"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#website","url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/","name":"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#organization","name":"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5","url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-logo-dadar-beredarr.png","contentUrl":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-logo-dadar-beredarr.png","width":448,"height":448,"caption":"Dadar Beredar Provinsi Riau,Harga Kaki Lima,Rasa Bintang 5"},"image":{"@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/#\/schema\/person\/af6eb8e8a761af9d022ec095d5ab8f7c","name":"caberawit9s","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","caption":"caberawit9s"},"sameAs":["http:\/\/dadarberedarriau.id"],"url":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=864"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":866,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/864\/revisions\/866"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dadarberedarriau.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}